Hksuyarto’s Weblog

June 9, 2008

Bentrok FPI-AKKBB, Ada Skenario Pengalihan SKB Pelarangan Ahmadiyah

Filed under: ALiran Sesat,Sempalan — hksuyarto @ 8:49 pm

Sumber : http://sabili.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=56&Itemid=1

Ketua Bidang Fatwa MUI SUMBAR

ImageH. GUSRIZAL GAZAHAR. Lc

Bentrok FPI-AKKBB, Ada Skenario Pengalihan SKB Pelarangan Ahmadiyah

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat Bidang Fatwa, Ustaz H. Gusrizal Gazahar, Lc., menilai, bentrok fisik yang terjadi antara Front Pembela Islam (FPI) dengan

Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) di Silang Monas Ahad 1 Juni 2008 lalu, merupakan bentuk lain dari upaya pengalihan perhatian umat Islam dari SKB 3 Menteri tentang pelarangan Ahmadiyah.

“Kejadian itu merupakan skenario dari pihak-pihak yang tidak ingin SKB itu keluar. Ahmadiyah telah memancing emosi umat Islam untuk anarkis kemudian kemudian berbalik menyudutkan umat Islam,” ujar Ustaz H. Gusrizal Gazahar dalam perbincangan dengan SABILI di Bukittinggi, Kamis (05/06/2008).

Agar konflik horizontal tidak lagi terjadi antara sesama umat Islam, Gusrizal berharap pemerintah harus tegas dengan segera mengeluarkan SKB pelarangan Ahmadiyah. MUI Sumatera Barat juga sangat menyayangkan tayangan salah satu televisi swasta nasional yang sepertinya sangat menyudutkan FPI serta menayangkan pemberitaan-pemberitaan yang tidak berimbang. Padahal AKK-BB yang jelas-jelas menurunkan massa tanpa izin dari pihak kepolisian.

“Seharusnya pemberitaan telivisi itu berimbang, jangan menampilkan pihak yang kontra saja. Sebab tidak akan ada reaksi tanpa aksi. Televisi itu langsung memvonis FPI salah tanpa ada konfirmasi,” ujarnya menyesalkan.

Menurutnya oknum-oknum yang tak ingin umat Islam bersatu sengaja membenturkan Islam dengan negara. Emosi umat Islam terpancing dan mereka membuat kesan umat Islam seolah-olah anti keberagaman. Sementara masalah mendasar hingga terjadi bentrokan itu adalah persoalan Ahmadiyah yang telah difatwakan sesat oleh MUI dan dilarang oleh Badan Koordinasi Penganut Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) karena ajarannya keluar dari aqidah Islam dan menodai ajaran Islam.

Ditegaskan H. Gusrizal, permasalahan Ahamdiyah sebenarnya masalah internal umat Islam. Untuk itu dia berharap kepada AKK-BB yang merupakan gabungan dari beberapa agama untuk tidak turut campur, serta membantu perjuangan Ahmadiyah. Agama lain, pinta Gusrizal, dapat menjaga perasaan umat Islam dan berada pada posisi netral. “Sebab selama ini pun umat Islam tidak pernah turut mencampuri permasalahan agama lain,” ujarnya.

Bentrokan itu juga merupakan akibat lambatnya pemerintah dalam menyikapi persoalan Ahmadiyah. SKB 3 Menteri tentang pelarangan Ahmadiyah seolah ditarik ulur. Itu merupakan bukti bahwa pemerintah RI memandang enteng semangat keagamaan umat muslim serta tidak memperhatikan emosional mereka.

“Permasalahan ini jika dibiarkan berlarut-larut makin menimbulkan percikan di tengah masyarakat. Kalau pemerintah adil dan cinta terhadap negara ini, jangan korbankan perasaan umat mayoritas yang notabene selama ini telah banyak bersabar terhadap segala persoalan,” tegasnya.

Pemerintah juga diminta untuk tidak terpengaruh dengan suara-suara sekelompok orang yang ingin mengkotak-kotakkan ukhuwah umat Islam. Pemerintah juga harus menginvestigasi oknum-oknum yang memicu konflik di Monas itu dan tidak hanya fokus memeriksa FPI. Oknum-oknum intelektual dibelakang AKKBB juga harus diperiksa karena merekalah dalang mpemicu kerusuhan.

Ditanya soal sikap MUI Sumatera Barat selanjutnya, Gusrizal Gazahar yang juga dosen IAIN Imam Bonjol Padang ini mengatakan, saat ini pihaknya sedang berupaya menggalang kekuatan baru untuk menghapuskan ajaran sesat di Ranah Minang. Upaya yang sedang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan kepada seluruh dai/muballig agar mereka memberitahukan kepada umat tentang ciri-ciri ajaran sesat.

MUI Sumatera Barat juga menegaskan bahwa haram hukumnya bagi umat Islam menikah dan menikahkan dengan pengikut Ahmadiyah. Umat Islam Sumatera Barat diminta untuk berhati-hati terhadap berbagai tipu daya dan pengaruh yang dilakukan pengikut Ahmadiyah keberadaan mereka ada diberbagai lapangan pekerjaan di Sumatera Barat.

***

Muhammad Subhan (Sumbar)

Foto: Ustaz H. Gusrizal Gazahar, Lc

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: